Menu Tutup

Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara OTT Oknum LSM Pemeras Kepala Desa

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang oknum LSM APPI (Aliansi Pemerhati Pembanguna Indonesia) terkait pemerasan kepada seorang Kepala Desa Aek Rao TN Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara, bernama Ali Asnan Harahap, Selasa (22/5/2018) sekira pukul 20.30 WIB.

Kajari Paluta Rizal Syah Nyaman S.H., M.H. melalui Kepala Seksi Intelejen, Sutan P Sinomba SH didampingi Kasi Pidum (Bambang Adi Putra, S.H.), Kasi Pidsus (Naupal, S.H.), Kasi Datun (Andri Darma, S.H.) dan Personil Polsek Padang Bolak kepada awak media membenarkan OTT tersebut.

“Tim intelijen dari Kejari Paluta sudah melakukan pengintaian selama seminggu, dan benar info adanya transaksi antara oknum LSM dan kepala desa di SPBU Hutaimbaru. Benar, Tim Kejari Paluta telah mengamankan 2 oknum LSM Dan Kepala Desa di Pom Bensin Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan sekitar pukul 20.30 Wib dengan dugaan Pemerasan yang dilakukan oknum LSM kepada Kepala Desa.” kata Kepala Seksi Intelejen, Sutan P Sinomba di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara.

Kedua oknum yang berinisial MSH dan FP tertangkap tangan melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa Aek Rao TN di SPBU Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan. Kedua oknum dan Kepala Desa bersama dengan barang bukti pun langsung diamankan ke kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Modus kedua oknum LSM ini dengan meminta sejumlah uang kepada Kepala Desa agar persoalan Dana Desa tidak dilaporkan ke penegak hukum. Dari pelaku diamankan barang bukti berupa; uang tunai sebesar sepuluh juta rupiah (pecahan uang seratus ribu rupiah sebanyak 56 lembar dan pecahan uang lima puluh ribu rupiah sebanyak 88 lembar), sepeda motor, KTP, KTA LSM dan Kartu KTA Pers.

Selanjutnya kedua oknum dibawa ke Polres Tapsel untuk proses lebih lanjut.

”Selanjutnya kita sudah kordinasi dengan Pihak Polres Tapsel dan akan menyerahkan oknum LSM dan Kades ke Polres untuk Proses lebih lanjut” ujar Kasi intel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *